Saya sangat beruntung dapat berbincang bincang dengan amang Drs. GMP. Simangunsong penulis buku “Firman dan Adat” yang secara kebetulan bertemu dalam acara partangiangan dalam rangka “mambongoti jabu” tanggal 12 Maret 2009 yang lalu oleh Saudara P. Situmorang. Dalam perbincangan singkat dengan beliau tertangkap suatu kekhawatiran yang mendalam dari beliau akan ancaman kepunahan bahasa Batak, kurang lebih sama dengan kekhawatiran saya dalam tulisanku di Facebook beberapa waktu yang lalu berjudul “Bagaimana dengan Bahasa Batak….” yang intisarinya seperti berikut:


Pendapat Pembaca