Salah satu ujud kebanggan pomparan atau keturunan dari OMPU SOUAON adalah tugu yang bernama TUGU OMPU SOUAN, yang dibangun dengan cukup megah berdiri tegak menghadap DANUA TOBA di TANAH LONTUNG – SAMOSIR. Segala daya dan upaya telah dikerahkan didalam proses pembangunan tugu ini.
Itu puluhan tahun yang lalu, kini tugu ini berdiri kesepian walau dia masih tetap tegar dan tegak menantang terpaan angin dan sengatan mentari dari waktu ke waktu. Dia tidak lagi mendapat perhatian sebagaimana ketika dia diresmikan kala itu dengan sorak sorai meriah dan penuh dengan kebanggan. Jangankan dirawat, hampir dipastikan tugu ini sudah menjadi tidak menarik lagi untuk dikunjungi oleh keturunan dari Ompu Souan apalagi orang lain.
Demikian juga TANAH LONTUNG – SAMOSIR yang merupakan tempat berdirinya tugu ini dan sekaligus merupakan tanah leluhur keturunan dari Ompu Souaon, kurang lebih bernasib sama. Daratan yang membentang luas dibawah perbukitan ini, dari dulu hingga zaman yang serba tekhnologi seperti sekarang ini masih berkutat pada ketertinggalan serta masih jauh dari jangkauan pembangunan. Hal ini membuat kita miris dan menjadi tanda tanya besar, mengapa daerah ini begitu lambat terangkat. Seharusnya persoalan ini sudah terselesaikan dan semestinya wilayah ini sudah harus setara dengan daerah daerah lainnya.
Nah, jangan kita biarkan hal ini berlangsung terus, mulai sekarang kita harus bergerak, menumbuh kembangkan potensi yang ada disana, bersatu, bahu membahu, menyatukan langkah dan visi, demi masa depan tanah leluhur dan anak cucu di hari esok.
Masalah mendasar yang harus mendapat perhatian di daerah ini adalah sektor ekonomi yang begitu lemah, sehingga menjadi hal yang sangat penting untuk menggali potensi potensi yang ada. Demikian juga para perantau yang telah mempunya kapasitas, sudah saatnya harus mulai memberikan perhatian untuk berinvestasi atau dalam bentuk apapun guna mengangkat daerah ini dari keterpurukan.
Dengan demikian, ketika masyarakat sudah beranjak ke kehidupan yang lebih layak, tentunya segala persoalan persoalan yang timbul dimungkinkan dapat diselesaikan dengan baik.
Semoga……………
Tags: Batak, Blogroll, Samosir, Situmorang


Horas amang:
Hebat kali webblog amang ini bah.
Inilah etos orang-tua yang perlu ditiru generasi muda Batak.
Horas
Hojot Marluga (HOtman JOnaThan MARbun LUmban GAol
06.04.09 at 12:54 pm
Horas ma tutu Lae,
Pada hakekatnya kalau kita saling berbagi dalam hal apapun akan selalu membuahkan makna yang berarti bagi kita semua. Seperti halnya tulisan Lae mengenai Etos itu sangat membuka cakrawala berfikir yang semakin luas.
Mauliate
06.08.09 at 4:55 am
Hebat…tua-tua keladi makin tua makin berprestasi…..maju terus
10.09.09 at 2:44 am
@Hendry Lbn Gaol
Hmmm… berbuat sesuatu tidak akan pernah berhenti, dalam bentuk apapun…. begitukan Lae???
Terima kasih atas kunjungannya
10.11.09 at 3:30 am